"Boosting Business Results through Knowledge Management"

25 - 27 Agustus 2015

Hotel Double Tree, Jakarta - Indonesia

Peristiwa bangkrutnya perusahaan secara masal terjadi di Indonesia pada periode 1998-1999, ketika kondisi ekonomi nasional mengalami over heating, sehingga nilai rupiah jatuh dari semula $1 = Rp 2.500,-, menjadi $1 = Rp 15.000,-. Pada periode yang relatif singkat  tersebut, ratusan bahkan mungkin ribuan perusahaan bisnis nasional dari kelas konglomerat sampai perusahaan menengah dan kecil mengalami kebangkrutan atau “mati suri” secara masal.

Bangkrutnya perusahaan-perusahaan nasional tersebut, terutama karena mereka tidak mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan lingkungan yang berubah cepat. Kelemahan perusahaan nasional ini, tidak lepas dari lemahnya aparat pemerintah dalam mengantisipasi perubahan lingkungan global. Secara umum dapat dikatakan bahwa bangsa kita kurang memiliki daya belajar yang cepat, untuk mengantipasi perubahan politik, ekonomi dan sosial yang cepat dan kompleks.

Keynote Speaker

Nick Milton
Nick Milton
Knoco Ltd.
Innovation and KM: Competitors or Partners?...

Panel Speaker

Prof. Kuntoro Mangkusubroto

Prof. Kuntoro Mangkusubroto

SBM ITB & UKP4 (2003-2014)

SBM ITB

Irham Dilmy

Irham Dilmy

Wakil Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara

Faisal Yusra

Faisal Yusra

VP QS & KM PT Pertamina

Pertamina

Priyantono Rudito

Priyantono Rudito

Dir. HCM PT Telkomsel

Telkomsel

Laksmi Tobing

Laksmi Tobing

Dir. HRBP Unilever Indonesia

Unilever Indonesia

Armand Wahyudi Hartono

Armand Wahyudi Hartono

Direktur BCA

BCA

Bagus Setiawan

Bagus Setiawan

Kadiv SDM

PLN

Aurik Gustomo

Aurik Gustomo

Wakil Dekan SDM

SBM ITB

Trilaksito Sunu

Trilaksito Sunu

Dir. SDM dan Administrasi

PJB

Prajuto Sukaeni

Prajuto Sukaeni

Expert Council of Knowledge Management Society Indonesia

Prof. Jann Hidajat Tjakraatmadja

Prof. Jann Hidajat Tjakraatmadja

President of Knowledge Management Society Indonesia

Organized by

Sponsors